PROSES KARBURASI PELAT BAJA KARBON RENDAH MENGGUNAKAN NANOKARBON DAN KITOSAN SEBAGAI COUPLING AGENT
Abstract
Perkembangan teknologi rekayasa permukaan membuat para peneliti berusaha untuk meneliti dengan metoda
yang semurah dan semudah mungkin. Karburasi adalah salah satu teknik rekayasa permukaan yang bertujuan
untuk mendapatkan sifat material yang lebih baik dari pada sebelumnya. Baja karbon rendah biasanya
digunakan dalam proses karburasi baik dengan metoda karburasi padat, gas, dan cair. Beberapa parameter
seperti waktu, temperatur, sumber karbon, potensi karbon, dan lingkungan tertutup adalah faktor penentu
dalam karburasi padat. Dalam penelitian ini, nanokarbon sebagai sumber karbon, kitosan sebagai coupling
agent, tungku nitrogen sebagai lingkungan karburasi, dan temperature dibawah suhu karburasi yang biasa
adalah sebagai parameter yang telah disebutkan sebelumnya. SEM + EDS Mapping memperlihatkan karbon
tidak berdifusi kedalam permukaan sampel baja karbon rendah St37 atau SAE 1013. Uji kekerasan mikro
vicker memperlihatkan penurunan kekerasan permukaan sampel. Secara umum, penelitian ini tidak berhasil
mendifusikan karbon kedalam permukaan baja karbon rendah dan kitosan tidak memainkan peranannya
sebagai lapisan perantara antara nanokarbon dan baja karbon rendah.
Kata kunci: baja karbon rendah, St37, SAE 1013, karburasi, tungku nitrogen, kitosan, cupling agent,
nanokarbon, SEM, EDS Mapping, mikrovickers.

