PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MENGELOLA LIMBAH INDUSTRI DI PERMUKIMAN PERKOTAAN
(Studi Kasus: Kawasan Wisata Belanja Tekstil Cigondewah Kota Bandung)
Abstract
Permukiman Cigondewah adalah kawasan yang memiliki potensi yang luas terutama dalam
pengembangannya sebagai kawasan yang memiliki produk unggulan (Spesialisasi) dalam cakupan rencana
pengembangan pariwisata kota Bandung. Kegiatan ekonomi berbasis industri rumahan sejak tahun 1960
hingga saat ini telah memberikan kontribusi pendapatan bagi penduduk Cigondewah. Pada tahun 1960-1976
kawasan ini adalah usaha karung goni yang merupakan cikal bakal dari sentra perdagangan kain. Setelah
sekian lama dan jenuh karung goni banyak digantikan dengan karung plastik sekitar tahun 1976 maka usaha
masyarakat beralih ke usaha limbah industri seperti plastik, kain bekas, dan kardus sisa gulungan kain.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan kualitatif yang
bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai fakta dan fenomena yang terjadi di lapangan. Hasil
kajiannya merupakan realita sosial yang ada pada masyarakat Cigondewah. Sumber daya manusia di sekitar
permukiman cenderung kreatif, akan tetapi masyarakat belum terlihat mampu menjaga lingkungannya.
Pengelolaan limbah di kawasan ini masih tergolong konvensional sehingga belum mempunyai kualitas yang
handal baik secara administratif maupun teknis sehingga peran serta masyarakat untuk mengelola limbah
pada kawasan ini umumnya masih berpendidikan rendah. Dampak pengelolaan limbah bagi permukiman
kawasan ini sangat buruk sebagian besar masyarakat belum sadar akan menjaga lingkungannya. Hal
tersebut akan berpengaruh pada lingkungan permukiman masyarakat di sekitar kawasan ini.
Kata kunci: Limbah industri, permukiman, lingkungan.

