Pengembangan Media Pembelajaran Organ Tubuh Manusia Berbasis Augmented Reality Menggunakan Metode MDLC Di MAN 1 Plus Keterampilan Bengkalis
Abstract
Pembelajaran biologi, khususnya materi organ tubuh manusia, seringkali menghadapi kendala dalam memvisualisasikan konsep abstrak dan struktur anatomi yang kompleks. Penggunaan media konvensional seperti buku teks dan gambar dua dimensi dinilai kurang interaktif dan sulit memberikan pemahaman spasial yang nyata kepada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis Augmented Reality (AR) pada materi organ tubuh manusia untuk siswa kelas XI di MAN 1 Bengkalis. Aplikasi ini dikembangkan menggunakan Unity Game Engine dan Vuforia SDK dengan menerapkan metode pengembangan sistem Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yang terdiri dari enam tahapan: Concept, Design, Material Collecting, Assembly, Testing, dan Distribution. Aplikasi ini memvisualisasikan objek organ tubuh dalam bentuk 3D yang dapat diakses melalui perangkat mobile Android. Pengujian sistem dilakukan menggunakan Black Box Testing untuk fungsionalitas, pengujian performa AR (jarak, cahaya, rotasi), serta pengujian efektivitas pembelajaran menggunakan metode One Group Pretest-Posttest Design. Hasil pengujian Black Box menunjukkan seluruh fitur aplikasi berjalan sesuai rancangan. Hasil pengujian efektivitas menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa yang signifikan, dengan perolehan skor N-Gain sebesar 0,72 yang termasuk dalam kategori tinggi. Dengan demikian, media pembelajaran berbasis Augmented Reality ini terbukti layak dan efektif digunakan untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi organ tubuh manusia.
Downloads

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

