RANCANG BANGUN ALAT PREDIKSI CUACA MIKRO WILAYAH SEKITAR DESA GADOBANGKONG DENGAN NODEMCU ESP32
Keywords:
NodeMCU ESP32, Artificial Neural Network, prediksi cuaca mikro, Desa GadobangkongAbstract
Abstrak — Cuaca mikro memiliki karakteristik lokal yang dapat berbeda dari kondisi cuaca pada skala wilayah, sehingga informasi prakiraan cuaca regional belum tentu merepresentasikan kondisi atmosfer pada lokasi tertentu. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun alat prediksi cuaca mikro di sekitar Desa Gadobangkong berbasis Internet of Things (IoT) dan Artificial Intelligence (AI) menggunakan NodeMCU ESP32 sebagai unit akuisisi data, dengan sensor BME280 untuk suhu, kelembapan, dan tekanan udara, sensor hujan, serta sensor LDR untuk intensitas cahaya. Data sensor dikirimkan ke server berbasis Python (Flask) dan diproses menggunakan model Artificial Neural Network (ANN) jenis Multi-Layer Perceptron (MLP) dengan rekayasa fitur berbasis deret waktu untuk menghasilkan prediksi kondisi cuaca pada lima horizon waktu (1 jam hingga 1 hari). Sistem dilengkapi catu daya mandiri berupa panel surya 60 Wp, Solar Charge Controller (SCC) PWM 10 A, dan aki 12 V 8 Ah, serta menyajikan hasil monitoring dan prediksi melalui antarmuka web dan respons suara (text-to-speech). Hasil pengujian menunjukkan sensor BME280 akurat pada malam hari namun menyimpang pada siang hari akibat paparan sinar matahari langsung, sensor LDR menunjukkan kesesuaian 75% terhadap literatur, dan sensor hujan menunjukkan kesesuaian 100% terhadap pengamatan langsung. Evaluasi model AI menunjukkan akurasi keseluruhan sebesar 32,07%, yang diduga disebabkan oleh inkonsistensi pelabelan kondisi cuaca pada data historis. Penelitian ini berhasil menghasilkan alat monitoring real-time, meskipun kualitas data pelatihan masih perlu ditingkatkan.
