Analisis Penerimaan Pengguna Sistem Informasi Terintegrasi Menggunakan Technology Acceptance Model
DOI:
https://doi.org/10.70428/jiee.v6i01.1646Keywords:
Sistem informasi akademik, Penerimaan pengguna, Technology Acceptance Model (TAM), SIFORTER, Validitas, ReliabilitasAbstract
Upaya mengetahui keberhasilan dan kelayakan sistem informasi akademik bergantung pada hasil pengujian tingkat penerimaan pengguna. Penelitian ini bertujuan mengukur tingkat penerimaan sistem terintegrasi SIFORTER dengan pendekatan Technology Acceptance Model (TAM). Permasalahan muncul ketika terjadi perbedaan dalam tingkat penerimaan dan penggunaan sistem oleh pengguna, yang dapat meningkatkan efektivitas penggunaan sistem, yang dipengaruhi oleh beragam determinan. Pengujian ini dimulai dengan mengumpulkan evaluasi dari 152 responden dan model dianalisis lebih lanjut dengan bantuan Smart PLS. Hasil analisis pengukuran model menunjukkan seluruh indikator memiliki validitas dan realibilitas yang membuktikan nilai outer loading, composite reliability, Average Variance Extraction, cross-loading, dan Fornell Larcker yang memenuhi kriteria sehingga tingkat penerimaan yang dihasilkan valid dan sesuai fakta. Sedangkan menurut hasil analisis structural model, menunjukkan bahwa setiap variabel seperti Perceived Ease of Use, Perceived Usefulness, Behavioural Intention, Attitude Toward Using, dan Actual Use juga mencapai nilai lebih tinggi dari persyaratan. Hal ini menunjukkan bahwa setiap variabel valid saling mempengaruhi hingga hasil akhir berupa prediksi sangat kuat. Menurut perhitungan seluruh variabel ditemukan ada 91,41% pengguna menyatakan dapat menerima sistem dengan baik sehingga mengindikasikan bahwa SIFORTER telah diterima dan layak digunakan.

