EFEKTIFITAS KOMPOS DAUN MENGGUNAKAN EM4 DAN KOTORAN SAPI

  • Nunik Ekawandani Politeknik TEDC

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas penggunaan EM4 dengan kotoran sapi dalam pembuatan kompos sampah organik. Kompos sendiri sangat bermanfaat sebagai pupuk alami. Petani di Indonesia masih banyak menggunakan pupuk kimia dalam perawatan tanaman pertanian mereka. Padahal bahan baku untuk membuat pupuk kompos ada disekitar mereka. Sekiranya perlu peran pemerintah dalam penggunaan bahan yang ramah terhadap lingkungan dan juga terhadap bahan pangan. Bahan pembuatan pupuk organik atau pupuk kompos berupa pemanfaatkan limbah pertanian, seperti jerami, daun-daunan, rumput, pupuk kandang, dan lain-lain. Pengomposan dapat di lakukan dengan mengunakan aktivator EM4 dan kotoran sapi. Hasil penelitian menunjukkan untuk kompos yang menggunakan aktivator EM4 mengandung P sebesar 0,12%, K sebesar 0,47% dengan rasio C/N 25, tidak memenuhi standar kompos SNI 197030-2004, sedangkan pupuk kotoran sapi mengandung P sebesar 0,21%, K sebesar 0,44%, dengan nilai rasio C/N 20, maka dapat disimpulkan bahwa perbandingan pupuk kompos yang menggunakan kotoran sapi lebih memenuhi standar dibandingkan dengan aktivator EM4.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
Jun 20, 2019
How to Cite
EKAWANDANI, Nunik. EFEKTIFITAS KOMPOS DAUN MENGGUNAKAN EM4 DAN KOTORAN SAPI. Jurnal TEDC, [S.l.], v. 12, n. 2, p. 145-149, june 2019. ISSN 2776-723X. Available at: <http://ejournal.poltektedc.ac.id/index.php/tedc/article/view/59>. Date accessed: 02 july 2026.
Section
Articles