VARIASI PENAMBAHAN KITOSAN DALAM PEMBUATAN BIOPLASTIK DARI LIMBAH SEKAM PADI DAN MINYAK JELANTAH

  • Cengristitama .
  • Gita Afifah Wulandari

Abstract

Peningkatan minat penggunaan plastik setiap tahunnya semakin bertambah dan semakin sulit untuk diatasi. Oleh sebab itu, salah satu cara yang dapat dilakukan dengan membuat plastik yang ramah lingkungan dan mudah terurai untuk mengurangi limbah, yaitu bioplastik sebagai pengganti plastik yang terbuat dari  bahan alami seperti limbah sekam padi dan minyak jelantah yang juga merupakan limbah yang menjadi masalah di Indonesia setelah plastik. Selulosa dan minyak jelantah digunakan sebagai bahan baku pembuatan bioplastik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbandingan optimum selulosa dan gliserol dengan penambahan kitosan pada pembuatan bioplastik. Penelitian ini melalui beberapa tahapan seperti ekstraksi selulosa dari sekam padi, pembuatan gliserol dari minyak jelantah dan pembuatan bioplastik dengan variasi penambahan kitosan yaitu 0 gram (tanpa penambahan kitosan); 0,5 gram; 0,8 gram dan 1,1 gram. Karakterisasi yang dilakukan dalam pengujian adalah uji ketebalan dan uji ketahanan air. Hasil penelitian ini menunjukkan penambahan kitosan sangat berpengaruh sebagai perekat  pada  bioplastik  yang  telah  diuji  mendapatkan  hasil  yang  terbaik  terdapat  pada perbandingan kitosan 0,8 gram, selulosa 1 gram dan gliserol 4 ml dengan nilai ketebalan 0,26 mm dan ketahanan air sebesar 84%.


 


Kata Kunci: bioplastik, minyak jelantah, sekam padi, kitosan


 

Downloads

Download data is not yet available.
Published
Jan 26, 2021
How to Cite
., Cengristitama; WULANDARI, Gita Afifah. VARIASI PENAMBAHAN KITOSAN DALAM PEMBUATAN BIOPLASTIK DARI LIMBAH SEKAM PADI DAN MINYAK JELANTAH. Jurnal TEDC, [S.l.], v. 15, n. 1, p. 8-14, jan. 2021. ISSN 2776-723X. Available at: <http://ejournal.poltektedc.ac.id/index.php/tedc/article/view/447>. Date accessed: 14 june 2026.
Section
Articles