ANALISIS DAN PERANCANGAN RANGKA MESIN PEMOTONG KENTANG OTOMATIS

  • Agus Saleh
  • Deden Ahmad Muhammad

Abstract

Perancangan mesin pemotong kentang otomatis secara keseluruhan telah dilakukan dengan melibatkan banyak tim dalam prosesnya. Dalam penentuan bentuk maupun fungsi telah sepakat ditentukan dan disepakati hasilnya melalui tahapan perancangan dan pengujian oleh tim. Salah satu tahapan yang dilakukan adalah dengan melakukan perancangan dan pengujian terhadap rangka mesin pemotong kentang otomatis. Proses pembuatan rangka pada mesin pemotong kentang otomatis ini dilakukan  dengan beberapa tahapan proses seperti pengumpulan data, pemilihan material, pemotongan material, pemilihan profil, pegelasan, proses finishing dan pengujian. Material yang dipilih adalah material St 42 profil L dengan ukuran 40 x 40 x 3 mm dengan berdasarkan kepada berbagai pertimbangan. Analisis yang  dilakukan  dengan bantuan software engineering dengan perhitungan pada setiap bagian maka diperoleh nilai depleksinya. Nilai depleksi yang diperoleh adalah  pada rangka atas mesin dalam keadaan piston besar tidak aktif diperoleh nilai 4,256e-005 mm,  simulasi rangka bawah mesin dalam keadaan piston kecil aktif diperoleh nilai 1,735e-003 mm, simulasi kaki rangka atas mesin dalam keadaan piston besar tidak aktif diperoleh nilai 5,325e-005 mm, simulasi kaki rangka atas mesin dalam keadaan piston besar aktif diperoleh nilai 1,542e-001 mm, simulasi kaki rangka bawah mesin dalam posisi piston kecil aktif diperoleh nilai 2,463e-005 mm. Dari hasil analisis dan desain rangka yang dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa rangka dapat mengakomodir dari semua komponen yang akan dipasang dan aman.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
May 19, 2020
How to Cite
SALEH, Agus; MUHAMMAD, Deden Ahmad. ANALISIS DAN PERANCANGAN RANGKA MESIN PEMOTONG KENTANG OTOMATIS. Jurnal TEDC, [S.l.], v. 14, n. 2, p. 153-158, may 2020. ISSN 2776-723X. Available at: <http://ejournal.poltektedc.ac.id/index.php/tedc/article/view/370>. Date accessed: 14 june 2026.
Section
Articles