ANALISA STABILITAS LERENG DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE STABIL 2010

(Studi Kasus Penyelidikan Potensi Kelongsoran Tanah di Bojongkoneng dan di Awiligar, Kabupaten Bandung Tahun 2018)

  • Sutrisno .
  • Hottua Baluse Supratman Hia

Abstract

Belajar dari bencana longsor yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia, lonsornya lereng tanah yang disebabkan oleh tangan manusia mengunduli lahan tanah dengan cara penebangan pohon dan juga terjadinya bencana longsor yang diakibatkan turunnya musin hujan terus menerus sehingga terjadinya longsor. Dalam analisys stabilitas lereng di desa Bojong Koneng dan Desa Awi Ligar terdapat lereng setinggi masing-masing 8.19 m dan 16.84, dengan demikian untuk pencegahan secara dini terhadap bahaya longsor dilakukan analisis stablilitas lereng. Analisis dalam penelitian ini digunakan program STB 2010 untuk longsoran bidang. Faktor Keamanan (FS) pada desa Bojong Koneng dengan program STB 2010 untuk longsoran bidang adalah 1.800. Hal yang sama dilakukan pada Desa Awi Ligar sehingga di dapat FS sebesar 5.617. Dari analisis menggunakan program STB 2010 tersebut diperoleh Faktor Keamanan (FS) > 1,5 dan dibandingkan terhadap nilai faktor keamanan kemungkinan longsoran lereng menurut table Bowles, J.E.,  maka dinyatakan kelongsoran jarang terjadi, sehingga tidak diperlukan solusi penanggulangannya.


 


Kata Kunci : Program  STB 2010, stabilitas lereng, nilai faktor keamanan menurut Bowles, J.E.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
Oct 25, 2019
How to Cite
., Sutrisno; SUPRATMAN HIA, Hottua Baluse. ANALISA STABILITAS LERENG DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE STABIL 2010. Jurnal TEDC, [S.l.], v. 13, n. 3, p. 305-310, oct. 2019. ISSN 2776-723X. Available at: <http://ejournal.poltektedc.ac.id/index.php/tedc/article/view/323>. Date accessed: 14 june 2026.
Section
Articles