MODEL ALOKASI PENDANAAN PEMELIHARAAN INFRASTRUKTUR IRIGASI DENGAN METODE AHP

(ANALYTIC HIERARCY PROCESS)

  • Ira Puspitasari

Abstract

Pemeliharaan infrastruktur irigasi bertujuan untuk memperlambat degradasi dan mempertahankan fungsi irigasi. Namun minimnya pendanaan pemeliharaan menjadi salah satu penyebab banyaknya irigasi yang mengalami degradasi dan tidak berfungsi ditambah pengalokasiannya yang hanya berdasarkan luas area. Maka diperlukan sebuah pemodelan alokasi pendanaan yang proposional dengan memperhatikan kepadatan (panjang saluran dan jumlah bangunan) dan kondisi infrastruktur tersebut di setiap daerah irigasi (DI) serta dipisahkannya antara pendanaan pemeliharaan rutin dan berkala. Pemodelan alokasi pendanaan dilakukan dengan menggunakan metode Analytic Hierarchy Process (AHP) kriteria kuantitatif dan AHP kriteria kualitatif. Daerah kajian penelitian adalah sembilan daerah irigasi di Jawa Barat. Metode AHP pada pemeiharaan rutin didasarkan pada 3 kriteria yaitu panjang saluran, jumlah bangunan dan luas area, sedangkan pada pemeliharaan berkala adalah panjang saluran, kerusakan kondisi saluran dan kerusakan kondisi bangunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalokasian pendanaan pada pemeliharaan rutin bersifat statis, dimana besarnya hampir sama setiap tahun sedangkan pada pendanaan pemeliharaan berkala bersifat dinamis yang selalu berubah setiap tahunnya sesuai kondisi eksisting di lapangan Kata kunci : Pemeliharaan infrastruktur irigasi, Analytic Hierarchy Process, kriteria kuantitatif dan kualitatif

Downloads

Download data is not yet available.
Published
Sep 9, 2019
How to Cite
PUSPITASARI, Ira. MODEL ALOKASI PENDANAAN PEMELIHARAAN INFRASTRUKTUR IRIGASI DENGAN METODE AHP. Jurnal TEDC, [S.l.], v. 8, n. 2, p. 160-170, sep. 2019. ISSN 2776-723X. Available at: <http://ejournal.poltektedc.ac.id/index.php/tedc/article/view/280>. Date accessed: 14 june 2026.
Section
Articles