IDENTIFIKASI KANDUNGAN SIKLAMAT PADA MINUMAN YANG DIJUAL DI PINGGIR JALAN CIHAMPELAS SAMPAI JALAN BATUJAJAR
Abstract
Pemanis buatan adalah bahan tambahan makanan yang ditambahkan dalam makanan atau minuman untuk
menciptakan rasa manis. Siklamat merupakan jenis pemanis buatan yang memiliki kemanisan 30 kali lebih
manis dari pada sukrosa. Pemakaian pemanis sintetis masih diragukan keamanannya bagi kesehatan
konsumen, Beberapa negara mengeluarkan peraturan secara ketat atau bahkan melarang penggunaannya,
seperti kanada sejak 1977. Batas Maksimum Penggunaan Siklamat yang diatur dalam ADI (acceptable daily
intake) atau kebutuhan per orang per hari adalah sebanyak 0 – 11 mg per berat badan per hari. Sementara
kadar maksimum siklamat dalam minuman 3 gr/L. Untuk mengidentifikasi kandungan siklamat pada minuman
dapat menggunakan metode gravimetri. metode gravimetri adalah cara analisis kuantitatif berdasarkan berat
tetap (berat konstannya). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kandungan siklamat pada minuman
yang dijual di pinggir jalan. Dengan mengambil 6 sampel minuman. Pengujian dilakukan di laboratorium
teknik kimia Politeknik TEDC Bandung. Berdasarkan hasil penelitian secara kuantitatif dari 6 sampel seluruh
sampel terdeteksi mengandung siklamat, dengan kadar terendah 3 mg dan kadar tertinggi 14,3 mg.
Kata kunci: Minuman jajanan, Pemanis Buatan, Siklamat.

