PENGARUH SUHU DAN LAJU ALIR PENGERINGAN PADA PEMBUATAN TEPUNG JAGUNG MANIS MENGGUNAKAN TRAY DRYER

  • Yusi Prasetyaningsih
  • Ana Billah

Abstract

Jagung merupakan salah satu komoditas pangan yang banyak terdapat di Indonesia. Pada tahun  2014, produksi jagung mengalami kenaikan sebesar 2,81% yaitu mencapai 19,03 juta ton. Hingga saat ini pemanfaatan jagung terbatas karena pengolahan yang  belum tepat sehingga banyak produksi jagung yang diekspor ke luar negeri, dengan negara tujuan ekspor terbesar adalah Filipina sebesar 16,51%. Salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk mengolah jagung adalah dengan membuatnya menjadi tepung. Pada penelitian ini dilakukan proses pengeringan jagung menjadi tepung dengan menggunakan variasi suhu 50oC, 60oC, 70oC dan 80oC serta laju alir 1,5 m/s, 2,5 m/s dan 3 m/s. Jagung basah yang sudah ditimbang, dicuci dan diiris tipis, lalu dimasukkan ke dalam ram kawat pada tray dryer. Setiap 30 menit diamati penyusutan beratnya dan dilakukan hingga mencapai berat konstan. Setelah itu jagung diblender agar menjadi bentuk tepung dan dianalisa kadar air, kadar abu dan kadar protein pada tepung jagung. Hasil penelitian menunjukkan, kadar air pada suhu 600C dan 700C diperoleh kadar air masing-masing sebesar 10% dan telah memenuhi nilai SNI yaitu maksimal 10 %. Untuk analisis kadar abu pada suhu 500C diperoleh hasil sebesar 1,38% yang memenuhi SNI, yaitu maksimal 1,5 %. Analisis kadar protein pada laju alir 1,5 m/s diperoleh hasil sebesar 7,98% sedangkan laju alir 2,5 m/s didapatkan nilai 7,54%. Kedua kadar tersebut lebih besar dari nilai SNI yaitu minimal 7,0 %.
 
Kata Kunci: suhu, laju alir pengeringan, tepung jagung, tray dryer

Downloads

Download data is not yet available.
Published
Sep 5, 2019
How to Cite
PRASETYANINGSIH, Yusi; BILLAH, Ana. PENGARUH SUHU DAN LAJU ALIR PENGERINGAN PADA PEMBUATAN TEPUNG JAGUNG MANIS MENGGUNAKAN TRAY DRYER. Jurnal TEDC, [S.l.], v. 12, n. 1, p. 70-74, sep. 2019. ISSN 2776-723X. Available at: <http://ejournal.poltektedc.ac.id/index.php/tedc/article/view/133>. Date accessed: 14 june 2026.
Section
Articles