PEMANTAUAN KUALITAS UDARA BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT) UNTUK MITIGASI POLUTAN URBAN

  • Santosa E Wibowo Poltek TEDC

Abstract

Krisis kualitas udara di kawasan urban, terutama terkait peningkatan polutan Karbon Monoksida (CO) dan Particulate Matter (PM2.5), telah menjadi tantangan kesehatan global yang mendesak di Indonesia. Meskipun sistem pemantauan tetap (AQMS) telah tersedia, keterbatasan resolusi spasial dan biaya operasional yang tinggi menghambat deteksi polusi pada skala mikro. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem pemantauan kualitas udara berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan mikrokontroler ESP32 dan sensor berbiaya rendah (MQ-7 untuk CO dan sensor laser untuk PM2.5). Metodologi yang digunakan mencakup integrasi algoritma kalibrasi untuk meningkatkan akurasi data di iklim tropis, optimasi daya melalui mode Deep Sleep, serta pemetaan spasiotemporal menggunakan robot mobile untuk mengidentifikasi "titik panas" polusi. Hasil pengujian menunjukkan tingkat akurasi sistem yang menjanjikan, yakni mencapai 94,34% untuk CO dan 81,15% untuk PM2.5 dibandingkan dengan alat referensi standar. Kesimpulan utama penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi sensor mikro yang murah namun terkalibrasi mampu menyediakan data resolusi tinggi untuk mendukung kebijakan kota cerdas (Smart City) serta menyediakan mekanisme mitigasi otomatis melalui sistem ionisasi dan filtrasi untuk melindungi kesehatan masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
Apr 30, 2026
How to Cite
WIBOWO, Santosa E. PEMANTAUAN KUALITAS UDARA BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT) UNTUK MITIGASI POLUTAN URBAN. Jurnal Teknologi Elektro Terapan dan Otomasi (JTETO), [S.l.], v. 1, n. 01, p. 20-26, apr. 2026. Available at: <http://ejournal.poltektedc.ac.id/index.php/jteto/article/view/1579>. Date accessed: 14 june 2026.
Section
Articles