PENENTUAN TINGKAT PERSEDIAAN OPTIMAL BAHAN BAKU PRODUKSI KERUPUK PADA UMKM X BANDUNG BARAT

  • Suharyanto .
  • R. Lisye Herlina
  • Jentot Tugiyono

Abstract

Kerupuk sudah menjadi makanan pelengkap bagi sebagian masyarakat (khususnya di Jawa Barat) yang dikonsumsi pada saat mengkonsumsi makanan pokok (nasi atau lainnya). Usaha produksi kerupuk sebagai salah satu jenis makanan pelengkap ini cukup berpeluang menjadi usaha yang menjanjikan dan menghasilkan keuntungan yang besar. Artikel ini membahas bagaimana menentukan tingkat persediaan bahan baku tepung untuk pembuatan kerupuk pada UMKM X Bandung Barat. Metode yang yang digunakan adalah observasi langsung dan studi pustaka, yang dilakukan pada bulan Oktober-Desember 2020. Hasil yang diperoleh dengan model EOQ (economic order quantity), hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa tingkat persediaan bahan baku kerupuk, masing-masing berupa minyak goreng, tepung, garam, perasa (bumbu) optimal masing-masing sebanyak 449,6 kg; 584,4 kg; 60,4 kg; 61 kg untuk setiap kali pemesanan. Sedangkan frekuensi pemesanan masing-masing, untuk minyak goreng selama 5 hari, tepung 5 hari, garam 6 hari dan untuk perasa 6 hari.


 


Kata kunci:  tingkat persediaan optimal, eoq, kerupuk

Downloads

Download data is not yet available.
Published
Sep 9, 2021
How to Cite
., Suharyanto; HERLINA, R. Lisye; TUGIYONO, Jentot. PENENTUAN TINGKAT PERSEDIAAN OPTIMAL BAHAN BAKU PRODUKSI KERUPUK PADA UMKM X BANDUNG BARAT. Jurnal TEDC, [S.l.], v. 15, n. 3, p. 263-272, sep. 2021. ISSN 2776-723X. Available at: <http://ejournal.poltektedc.ac.id/index.php/tedc/article/view/522>. Date accessed: 29 nov. 2021.
Section
Articles