SISTEM KELISTRIKAN PADA KENDARAAN OTONOM: SUATU STUDI KOMPREHENSIF
Elektronika and otomasi
Abstract
Kemajuan teknologi serta adopsi gagasan-gagasan inovatif telah mempermudah kehidupan manusia. Perkembangan ini telah kita saksikan di berbagai sektor, termasuk transportasi, manufaktur, dan teknologi. Seluruh jaringan transportasi kini berkembang menuju integrasi kecerdasan buatan.
Salah satu komponen paling penting dalam konsep kota cerdas di masa depan adalah mobilitas cerdas berbasis kendaraan otonom. Topik yang sedang berkembang ini telah menarik perhatian yang signifikan, namun masih berada pada tahap awal dan memerlukan penelitian yang cermat serta solusi terhadap berbagai permasalahan dan peluang yang mungkin muncul.
Makalah ini membahas kondisi terkini dari dua komponen utama dalam sistem kendaraan otonom, yaitu:
(1) sistem kelistrikan dan elektromekanis, serta
(2) sensor kendaraan pintar.
Sistem-sistem tersebut mencakup spektrum teknologi yang luas, termasuk sensor beresolusi tinggi (seperti LiDAR, radar, dan kamera), platform komputasi berperforma tinggi untuk pengambilan keputusan secara real-time, serta aktuator elektromekanis presisi untuk fungsi kemudi, pengereman, dan propulsi.
Selain itu, elektrifikasi kendaraan tanpa pengemudi juga menghadirkan tantangan baru dalam hal manajemen daya, efisiensi energi, serta pengendalian termal, terutama seiring dengan meningkatnya kebutuhan komputasi.
Sistem kelistrikan merupakan area yang sangat krusial dalam penelitian dan pengembangan, karena interaksi yang terkoordinasi dengan baik antara proses penginderaan (sensing), komputasi, dan aktuasi sangat penting untuk mewujudkan otonomi yang andal.
Makalah ini menyajikan tinjauan sistematis terhadap sistem kelistrikan pada kendaraan otonom saat ini, membahas bagaimana sistem tersebut diintegrasikan ke dalam arsitektur kendaraan secara keseluruhan, serta mengidentifikasi beberapa tren yang sedang berkembang yang akan membentuk masa depan mobilitas otonom.
